Butuh Bantuan? Customer service Plasasuntik siap melayani dan membantu Anda.
Batas transfer pukul 16.00 WIB, Kami tidak bertanggung jawab jika Anda transfer di luar a.n Yunilisna Untuk fast order, silahkan hubungi customer service melalui Whatsapp
Beranda » Artikel Terbaru » Penyakit Kelamin Wanita dan Solusinya

Penyakit Kelamin Wanita dan Solusinya

Diposting pada 29 Mei 2020 oleh plasasuntik | Dilihat: 53 kali

Organ intim wanita sangat beresiko mengalami masalah. Penyakit kelamin wanita terkadang ditandai dengan berbagai gejala. Jika terjadi masalah yang serius pada organ intim, jangan malu untuk memeriksanya ke dokter. Sebagai kaum hawa, kita diharuskan mengetahui masalah-masalah apa saja yang sering terjadi pada organ intim dan cara mengatasinya.

penyakit kelamin wanita

Berikut Penyakit Kelamin pada Wanita yang Tidak Boleh Diremehkan

Pendarahan pada Organ Intim

Pendarahan adalah darah yang keluar dari organ intim di luar siklus haid. Hal ini merupakan tanda khas yang menunjukkan adalah penyakit kelamin wanita. Pendarahan dapat disebabkan oleh masalah pada organ intim atau rahim.

Pendarahan yang disebabkan dari organ intim terjadi karena adanya goresan atau lecet, benjolan, dan tumor pada dinding organ intim. Sedangkan pendarahan yang disebabkan dari rahim terjadi karena adanya penebalan endometrium, polip mulut rahim, infeksi mulut rahim, keganasan mulut rahim, keganasan endometrium, keganasan rahim atau kehamilan yang bermasalah.

Rasa Nyeri Panggul

Rasa nyeri biasanya terjadi berulang kali dan terjadi sebelum, selama, dan sesudah berhubungan seksual karena saat penetrasi besar menimbulkan rasa sakit yang menimbulkan rasa sakit yang kemungkinan disebabkan oleh otot-otot organ intim yang kejang. Jika nyeri panggul tak kunjung reda selama beberapa minggu kemungkinan ada perkembangan fibroid jinak dan endometriosis dalam rahim dan kanker ovarium.

Gejala yang muncul pada kanker ovarium adalah perut kembung, panggul seperti tertekan dan buang air kecil terlalu aktif hingga lebih dari dua minggu. Segera periksa ke dokter. Jika dibiarkan, rasa sakit akan makin besar dan berubah menjadi nyeri saraf.

Baca Juga : Tips Mengatasi Nyeri Haid yang Ampuh

Organ Intim Kering

Organ intim kering terjadi karena kurangnya cairan dalam organ intim, dan bisa menyebabkan disfungsi seksual. Hal ini sering dialami wanita berusia 40-60 tahun. Namun, wanita muda juga rentan terkena kondisi organ intim kering.

Penyebab organ intim kering adalah penurunan kadar hormon estrogen saat memasuki masa menopause, stress tinggi terutama pasca melahirkan adanya penyakit yang menyerang kelenjar eksokrin-penghasil air mata dan liur, sehingga menyebabkan kekeringan organ intim. Segera periksakan ke dokter jika masalah berlanjut.

Infeksi Jamur pada Organ Intim

Gatal, iritasi, nyeri, sensasi terbakar, keputihan, bau tak sedap saat berhubungan intim dan buang air kecil, bahkan bengkak hingga luka merupakan gejala infeksi jamur yang menyerang area kewanitaan. Infeksi jamur disebut dengan kandidasis.

Selain itu, gejala lain yang mungkin muncul, antara lain bibir luar organ intim membengkak, berwarna kemerahan, keluar cairan kental berwarna putih keruh atau kekuningan seperti warna keju, timbul rasa sakit saat berhubungan intim, dan organ intim terasa perih serta panas setiap buang air kecil. Penyebabnya adalah jamur candida yang diakibatkan dari pemakaian cairan pembersih organ intim, perubahan kadar hormone yang menyebabkan perubahan mikroflora organ intim, atau pemakaian antibiotic.

Pengobatan dapat dilakukan dengan mengoleskan obat supositoria dengan dosis tunggal yang aman sesuai dengan resep dokter. Untuk mencegah penyakit kelamin wanita, kita harus memakai celana dalam dengan bahan yang dapat menyerap keringat, misalnya bahan katun agar daerah sekitar kering, menghindari celana ketat, basah atau lembap, kurangi konsumsi gula, konsumsi yoghurt, dan jaga berat badan agar tidak berlebihan.

Keputihan

Keputihan merupakan masalah penyakit kelamin wanita yang disebabkan oleh bakteri, kuman atau jamur yang berkembang dalam organ intim wanita. Penyakit ini masih termasuk dalam tahap ringan dan tidak sulit untuk diobati. Akan tetapi, jika tidak ditangani dengan tepat maka akan menambah gejala penyakit kelamin wanita yang jauh lebih serius. Untuk mencegah keputihan, kita harus menjaga kebersihan organ kewanitaan.

Salah satunya menjaga kebersihan dengan hal yang sederhana, yakni dengan mengeringkan bagian organ intim dengan tisu atau handuk khusus. Setelah buang air kecil, usahakan jangan langsung mengenakan celana dalam, keringkan dulu organ intim dengan tisu kering agar tidak lembab dan basah.

Organ intim sangat sensitive dengan kondisi lingkungan sehingga memerlukan kondisi yang kering. Kondisi lembap akan memancing berkembangbiaknya jamur dan bakteri pathogen yang menyebabkan keputihan.

Bagikan informasi tentang Penyakit Kelamin Wanita dan Solusinya kepada teman atau kerabat Anda.

Penyakit Kelamin Wanita dan Solusinya | JUAL PEMUTIH BADAN PERMANEN YANG BAGUS & AMAN

Komentar dinonaktifkan: Penyakit Kelamin Wanita dan Solusinya

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Oxydermal Blue

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Oxydermal BlueRp 500.000
Tersedia
Rp 500.000
Stok: Tersedia
Placenta Biocell Human Extract

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Placenta Biocell HumanRp 700.000
Tersedia
Rp 700.000
Stok: Tersedia
Glutax 9Gs Signature

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Glutax 9GsRp 950.000
Habis
Rp 950.000
Stok: Habis
Evgenis Regeneration Pack

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

evgenis RegenerationRp 3.400.000
Habis
Rp 3.400.000
Stok: Habis
SIDEBAR